Minggu, 22 Mei 2011

HIT COUNTER FORM VISUAL BASIC

Yang artinya menghitung  berapa kali form kita diakses atau dibuka atau dijalankan atau dirun atau dieksekusi , beuhh.. parade bahasa ini sih, yah.. modelnya seperti yang ada di blog ini tuh sebelah kanan, Cuma sekarang kita membahasnya bagaimana cara membuatnya di Visual Basic.
Dari teman di group Visual Basic Opensource facebook saya mendapat ilmu baru yaitu menyimpan data hitungan form yang diakses atau hit counter di registry, untuk aplikasi yang sederhana sangat cocok karena tidak membutuhkan database, tetapi untuk aplikasi yang didalamna ada database tidak ada salahnya menambahkan satu tabel untuk hit counter. Yang hanya ingin berlatih atau sekedar referensi kita akan mencoba membuat hit counter menggunakan database, sebenarnya ini juga logikanya sama dengan kita membuat hitungan otomatis, karena akan bertambah. Logika yang akan kita gunakan seperti ini, ketika form dibuka pada even load kita memanggil database dan mengecek berapa jumlah yang ada di tabel tersebut, katakanlah x, lalu buat satu variable lagi yaitu “total”, lalu masih pada even load kita berikan operator matematika “total = X+1”, contohnya X=12 maka total =13, setelah didapat nilai total maka data jumlah yang ada ditabel kita update menjadi “total” dalam contoh ini 13 di mana sebelumnya adalah 12, nilai Total atau 13 tadi lalu ditampilkan di Label yang ada pada form, kita langsung bikin desainnya di VB, buatlah seperti gambar di bawah ini:

Tambahkan referensi  Microoft ActiveX data Liberary saya pake yang versi 2.7, dengan cara klik menu project  lalu references, centang Microsoft ActiveX data  object library.
Buat modul untuk mendefinisikan koneksi database, dengan cara klik menu Project lalu Add Module, di dalam model ketikan sintak seperti ini:
Global HubungKan As New ADODB.Connection
Public Sub HubungkanData()
Set HubungKan = New ADODB.Connection
HubungKan.Open "provider=microsoft.jet.oledb.4.0; persist security info=false; data source= " & App.Path & "\data.mdb"
HubungKan.CursorLocation = adUseClient
End Sub
Selesai kita membuat modul koneksi lalu klik form View Code, ketikan sintak di bawah ini:
Dim RsJumlah As ADODB.Recordset
Private Sub Command1_Click()
HubungKan.Execute "UPDATE TBcounter set hit='" & "1" & "'"
Label1.Caption = "Form ini sudah diakses sebanyak 0 Kali"
End Sub
Private Sub Form_Load()
Dim jumlah, totaL As Integer
HubungkanData
Set RsJumlah = New ADODB.Recordset
RsJumlah.LockType = adLockOptimistic
RsJumlah.Open "select * from Tbcounter", HubungKan
jumlah = RsJumlah!hit
totaL = jumlah + 1
HubungKan.Execute "UPDATE TBcounter set hit='" & totaL & "'"
Label1.Caption = "Form ini sudah diakses sebanyak " & RsJumlah!hit & " Kali"
End Sub
Selesai sudah untuk pembuatan form di VB, dicontoh saya buat satu form lagi untuk memanggil dan menutup form tadi, jadi akan terlihat perhitungannya tanpa terminate. Untuk database saya menggunakan Ms. Access, nama database Data.mdb, tabel : TbCounter, Field : Hit. Tidak ada tabel atau field lain dalam contoh ini, setelah membuat database atau form VB simpan dalam satu folder lalu jalankan, hasilnya seperti ini:
Bagi yang males ngikutin tutorial jangan sedih dulu, karena saya saya menyediakan projectnya yang bisa didownload disini. Selesai sudah aplikasi Hit Counter dengan Visual Basic. Semoga dapat membantu bagi yang sedang membutuhkan. Sampai ketemu lagi di posting yang akan datang dengan thema schedule task dengan visual basic. Tetap di semesta-abu.co.nr.

Rabu, 18 Mei 2011

RENAME FILE DENGAN VISUAL BASIC


Tutorial postingan kali ini ntah berguna untuk apa tapi pasti ada manfaatnya, contohnya nih kita punya file exe yang harus kita sembunyikan keberadaanya, terutama pada pembuatan project visual basic, istilah kata jangan sampe ada yang tau kalo ada file tersebut. Filenya ya bias berguna untuk memantau user atau apalah, sebut saja file vb2005.ocx yang sebenarnya itu file vb2005.exe, kalo disatuin sama file-fle project VB yang juga banyak OCXnya, mana curgation tuh orang. Ngga banyak teori langsung aja ke buka VB, klik standard exe, pada form tambahkan satu commandbutton. Caption= Rename (bebas deh) lihat gambar:
Lalu ketikan sintax di bawah ini:
Private Declare Function SHFileOperation Lib "shell32.dll" Alias "SHFileOperationA" (lpFileOp As SHFILEOPSTRUCT) As Long
Private Type SHFILEOPSTRUCT
    hwnd As Long
    wFunc As Long
    pFrom As String
    pTo As String
    fFlags As Integer
    fAborted As Boolean
    hNameMaps As Long
    sProgress As String
End Type
Const FO_RENAME = &H4
Sub RenameFile()
Dim TitleFile
Dim PathFile
TitleFile = "Lama"
PathFile = App.Path & "\contoh.ocx" 'file dan path setelah direname jadi seperti ini
Dim SHDirOp As SHFILEOPSTRUCT
    With SHDirOp
        .wFunc = FO_RENAME
        .pFrom = App.Path & "\contoh.txt" 'ini path dan nama file sebelum direname. file asli
        .pTo = App.Path & "\contoh.ocx"  'path dan nama file sesudah di rename
    End With
SHFileOperation SHDirOp
MsgBox "Rename berhasil dilakukan", vbInformation, "Berhasil"
End Sub
Private Sub Command1_Click()
RenameFile
End Sub
Abis itu jangan dijalankan dulu.. sabar dikit, buru buru pengen mencet F5 aje :P, lalu save ke dalam sebuah folder contohnya di D:\renameVB\prorename.vbp , lalu buka tuh notepad tekan windows +R, lalu ketik notepad, ngetik apa aja terserah, lalu simpan dengan nama contoh di folder yang sama D:\renameVB\contoh.txt, setelah itu baru coba jalankan project yang tadi, lihat hasilnya di folder D:\RenameVB, yang tadinya contoh.txt jadi contoh.ocx, emm.. bisa juga diganti nama file nya loh, contohnya dari contoh.txt menjadi contoh500.txt atau ke lain extensi, terus rename ini juga bisa berganti lokasi contohnya masuk ke C:\windows\system32\contoh.exe, tapi pasti dianggap virus hehe.., hemm.. lumayan kan buat penyamaran file?? :P
Yang ngga mau repot-repot ngetik  di project atau Cuma copy paste sintax aja udah males dan pengen langsung jadi boleh download disini.
selesai deh.. sampe ketemu dipostingan berikutnya

Selasa, 17 Mei 2011

Membuka program melalui Visual Basic 6, plus menutup kembali


Iyess.. kalo bisa buka harus bisa tutupnya, jangan sampe udah buka terus melongo ntar kemasukan lalat tuh, tutorial kali ini akan membahasbagai mana cara membuka atau memanggil program atau file melalui visual basic 6, banyak manfaat dari tehnik ini, misalnya ingin membuat file help dari notepad atau program lain, maka VB bisa memanggil file tersebut kemudian terbuka, setelah terbuka bila tidak akan digunakan lagi bisa ditutup kembali melalui VB juga.
Ada beberapa hal yang harus kita ketahui terlebih dahulu, pertama lokasi atau path dari file yang akan dipanggil, kalau kita memanggil seperti notepad.exe biasanya sudah jelas lokasinya di c:\windows\system32\notepad.exe, tetapi bagai mana jika memanggil file katakanlah contoh.txt, bila bingung atau terlalu panjang alamatnya karena mungkin letaknya di folder, sub sub sub, klik kanan saja pada file tersebut pilih properties, lalu di Location copy tuh addressnya, ini dilakukan kalau lokasi contoh.txt di luar folder project VB kita, kalau masih dalam satu folder bisa kita beri app.path kemudian nama file atau nama folder jika ada sub folder. Ini lebih baik biar fleksibel bila dipindah-pindah.
Kemudian untuk menutup program juga haris mengetahui identitasnya, dalam hal ini adalah tittle atau judul contohnya contoh – notepad,  untuk tittle lihat judul yang ada pada pojok atas jendela (setting default) dan ini harus sama, kalo ngga sama ngga bakal ketutup tuh. teori bikin bingung langsung ke TKP aja, buka VB, lalu standard exe:
Buatlah desain dengan command button 2, desain seperti di bawah ini:
Lalu ketikan sintaks dibawah ini:
'#www.semesta-abu.co.nr
'Jika ingin share kembali mohon tidak dihilangkan link ini
'#semoga bermanfaat
'membuka aplikasi
Private Declare Function ShellExecute _
    Lib "shell32.dll" Alias "ShellExecuteA" _
    (ByVal hwnd As Long, ByVal lpOperation _
   As String, ByVal lpFile As String, _
    ByVal lpParameters As String, _
    ByVal lpDirectory As String, _
    ByVal nShowCmd As Long) As Long
Dim X As String
'menutup aplikasi
   Private Declare Function FindWindow Lib "user32" Alias "FindWindowA" (ByVal lpClassName As Any, ByVal lpWindowName As Any) As Long
   Private Declare Function PostMessage Lib "user32" Alias "PostMessageA" (ByVal hwnd As Long, ByVal wMsg As Long, ByVal wParam As Long, ByVal lParam As Long) As Long
   Private Const WM_QUIT = &H12
Sub link()
Dim link As Long
link = ShellExecute(0, vbNullString, App.Path & "\contoh.txt", "", "", vbNormalFocus)
'membuka file txt dengan lokasi c:\
End Sub
Private Sub Command1_Click()
Call link
End Sub
Private Sub Command2_Click()
     Dim sTitle As String
     Dim iHwnd As Long
     Dim ihTask As Long
     Dim iReturn As Long
     sTitle = "contoh - notepad"
     ' ini bisa diganti dengan tittle yang ada di aplikasi yang ingin ditutup
     iHwnd = FindWindow(0&, sTitle)
     iReturn = PostMessage(iHwnd, WM_QUIT, 0&, 0&)
     MsgBox "Program sudah ditutup", vbInformation, "Berhasil"
End Sub
Setelah selesai, simpan ke dalam sebuah folder, dan buat file contoh menggunakan notepad, simpan di tempat yang sama dengan project, lalu jalankan selesai deh
Project VB bisa didownload disini 
Semoga bermanfaat.


Minggu, 15 Mei 2011

Programming Microsoft Visual Basic 6 Ebook Edition


Pada posting ini saya akan sedikit membahas Programming Microsoft Visual Basic 6 Ebook Edition, buku yang dibuat dengan lingkungan HTML ini sangat bermanfaat bagi yang ingin mengembangkan pemrograman Visual Basic 6.0, tidak terkecuali juga bagi yang ingin memulai belajar. Karena di dalamnya dibahas dari mulai kita membuka aplikasi Visual Basic sampai pada tahap pengembangan yang lebih tinggi. Di dalamnya juga terdapat banyak teori yang disertai dengan contoh pemrograman. Banyak keterangan-keterangan yang bias kita dapatkan juga tips yang sangat penting. Saya screenshoot dulu yah. Sapa tau diantara pembaca sudah ada yang punya, jadi ga perlu download lagi Hehehe.. yuk lihat:

File ini saya dapatkan secara tidak sengaja sekitar 7 tahun yang lalu, ketika mendapatkannya belum tahu untuk apa, karena saat itu saya belum mengenal Visual Basic, karena di kuliahan ternyata ada materi pelajaran ini sejak saat itu saya gunakan ini sebagai referensi utama, disamping mudah dimengerti banyak juga contoh program yang bias kita terapkan. Juga disertai gambar-gambar yang mengilustrasikan pemrograman yang bersangkutan. Jadi tidak salah kalau Programming Microsoft Visual Basic 6 Ebook Edition ini anda miliki, silahkan download pada halaman download pada blog ini, sepatah kata komentar akan membuat saya selalu bersemangat untuk terus berbagi dan berkarya, emm.. apalagi kalu dikasih saran dan masukan saya sangat berterima kasih, syukur-syukur nih blog dibantu biar lebih maju caranya gimana :D.
untuk Ebooknya silahkan download disini menggunakan password: semesta-abu (kalau diminta)
Udah lowbat euy.. saya permisi duluh, sampe ketemu di posting selanjutnya.

CARA MEMBUAT DAFTAR ISI DENGAN MUDAH

Emang bikin daftar isi susah??? Kok judulnya kek gitu! mudah itu bagi yang udah master tapi bagi saya yang newbie terasa susah apalagi tuh no halaman harus bener lurus dan rapih, posting ini masih ada hubungannya dengan 2 posting sebelumnya tetapi bersifat langsung menyelesaikan kasus yang ada. Emm.. banyak juga loh yang bener-bener kesulitan membuat daftar isi, makanya saya post, liat contohnya yuukk..

Hemm.. tesis sapa tuh? Yang penting ini contoh lah, langsung aja praktek buka Ms. Word. Konsep terlebih dahulu ada berapa formasi di sebelah kiri dan juga seelah kanan, jika sudah terkonsep lalu buat posisi tabulasi sesuai dengan kebutuhan, pada kasus di atas membutuhkan dua titik tabulasi LEFT, 1. Untuk metode lalu ke bawah A, B dan seterusnya, dan juga perludua titik tabulasi RIGHT untuk mengatur  alignment angka halaman, dan satu lagi untuk mengatur rata kanan titik-titik. Tetapi saya akan mencoba menambahkan sub item dan anak subnya sehingga lebih lengkap, jadi saya menambahkan tabulasi LEFT dua lagi, jadi total LEFT tab ada empat. Lihat gambar:
 Jadi sebelumnya sudah kita definisikan dulu titik-titik Tabulasi tersebut, cara pembuatan tabulasi lihat posting sebelumnya, adapun dikemudian ada tambahan tabulasi asal format diatas sudah pas tidak akan mempengaruhi setingan atas. Setelah ada titik-titik pemberhentian tabulasi, langsung saja kita ketik, lihat lagi contohnya yuk:
Untuk yang sengaja latihan silahkan ikuti ketikan diatas, setelah mengetikan sebuah kata jangan lupa tekan tab pada keyboard, contohnya mengetik
(tab) A. (tab) Lolasi Penelitian (tab) ……………………………………………………. (tab) 38(enter)
(tab) B. (tab) Spesifikasi Penelitian (tab)……………………………………………….(tab) 40(enter)
Yang jelas kita selalu menekan tab pada keyboard ketika akan melompat ke tabulasi yang sudah kita tentukan di penggaris sebelumnya.
Mudah kan? Tentunya kalo kita sudah mengetahui tehniknya, kalo pake manual apalagi jarak menggunakan spasi, tuh tesis bakal dibalikin lagi ame pak dosen, bikin patah hati kan?? Soalnya jarak menggunakan spasi sudah pasti bakal ngga rapih.selesai sudah posting kali ini, moga bermanfaat. Sampai ketemu di posting berikutnya.

FORMAT WORD CEPAT, MUDAH DAN RAPIH PART 2

Sedikit membahas FORMAT WORD CEPAT, MUDAH DAN RAPIH PART 1, memang yang sangat dominan untuk pengaturan ketikan adalah tabulasi, karena masih banyak diantara kita yang menggunakan SPASI untuk mengatur jarak antar ketikan, hasilnya mungkin terlihat sudah pas, tapi setelah dicetak, kadang memang berantakan. Untuk PART 2 mungkin tidak sepankjang PART 1.
FIRST LINE INDENT dan HANGING INDENT 
Pengaturan indent juga sangat penting danmasih ada kaitan erat dengan kerapihan ketikan, walau sepintas jarang digunakan tapi perlu diketahui. Di gambar terlihat no1. RIGHT indent, no 2. FIRST LINE indent dan no.3 RIGHT indent,  ketiga pengaturan ini berlaku untuk satu paragraph, sementara di paragraph lain bisa berbeda seperti yang tampak pada gambar, pada sebuah paragraf biasanya baris pertama lebih menjorok ke dalam ini yang berperan adalah FIRST LINE indent, dan untuk baris ke dua dan selanjutnya (masih dalam satuparagraf) yang berperan adalah LEFT  indent, semenara perataan ketikan sebelah kanan yang berperan adalah RIGHT indent, kesemuanya itu bisa diatur sesuai dengan kebutuhan masing-masing, cobalah merubah ketiganya.
Pada setingan default posisi FIRST LINE indent, LEFT dan RIGHT mengikuti ukuran margin, jadi bila tidak dilakukan perubahan ketika akan dimulai dari awal margin dan jika sampai dimagin kanan akan berpindah ke baris berikutnya.
MARGINS
Margins atau batas pengetikan memang sering disentuh, kita bahas secukupnya saja, untuk mengatur margins klik Page Layout pada toolbar, lalu pilih Page Setup akan muncul jendela pengaturanMargins:


Jika belum terbiasa dengan ukuran inch langsung aja ketik CM, contoh 2 CM, 2.5 CM, jika menggunakan Guter atau ingin dijilid tentukan posisi Gutter, dikiri atau atas, berikan nilai ukuran sesuai dengan kebutuhan. Lalu klik Ok.
PAPER SIZE

Ukuran kertas sangat menentukan hasil layoutnya nanti, jadi harus didefinisikan secara akurat, jangan sampai ukuran asli dengan yang ada di Paper Size berbeda walau 1 CM, karena akan mempengaruhi tata letak layout. Bila kertas yang akan digunakan untuk cetak belum ada didaftar Paper Size Ms. Word sudah memberikan opsi Custom supaya pemakai bisa mendefinisikan ukuran keretas sesuai dengan yang ada. Seperti pada kasus kertas POLIO atau F4, didaftar ukuran kertas tidak ada, tapi kita harus menentukan ukuran secara manual, yaitu untuk HEIGHT 13 INCH dan WIDTH 8.5INCH, ini adalah ukuran yang tepat jangan menentukan kertas polio dengan yang ada di daftar paper size karena tidak akan tepat. Untuk membukanya tidak susah masih ada di jendela margins, hanya bersebelahan tab saja
 
PARAGRAPH
Ini adalah seting terakhir yang sudah saya sebut pada PART 1, buka jendela Paragraph, akan muncul seperti ini:



Saya singgung kembali bahwa setingan paragraf ini berlaku untuk satu paragraf, apabila dalam satu dokumen terdiri dari beberapa paragraf maka setingan pun bisa berbeda, jika ingin menseting keseluruhan maka blok atau select terlebih dahulu semua paragraf, lalu lakukanlah seting.


Saya akan membahas opsi Spacing saja, karena indentation sebelumnya sudah dibahas, dijendela terlihat Spacing before, ini berfungsi untuk mengatur jarak antara paragraf yang sedang aktif (posisi dimana kursor berada) dengan paragraf sebelumnya, jika ini diberikan nilai maka jarak akan berubah tetapi tidak akan mengalami perubahan dengan jarak paragraf yang ada dibawahnya, sedangkan Spacing After untuk mengatur jarak dengan paragraf dibawahnya atau kebalikan dengan Spacing Before, sementara Line Spacing untuk mengatur jarak antara baris dalam sebuah paragraf.


Selesai sudah tutorial FORMAT WORD CEPAT, MUDAH DAN RAPIH PART 2 dan PART 2, semoga bisa membantu yang baru belajar ataupun yang sudah lama bisa tapi belum mengerti tehnik sedetail ini. Tema posting berikutnya masih berkaitan dengan tehnik tetapi lebih ke praktek yaitu membuat daftar isi dengan mudah.

FORMAT WORD CEPAT, MUDAH DAN RAPIH PART 1

Seperti biasa sebelum ke inti pokok perporstingan, penulis sedikit memberikan kata pengantar atau basi-basi gitu, masa langsung ke intinya ngga seru kan? Penulis juga kepengen pemanasan dulu, kalo pembaca pengen langsung ke intinya lewatkan saja paragraph awal.. tapi udah cape-cape masa iya ngga dibaca, kasian juga penulis :D
Memang Microsoft Word (MS. Word) siapa saja bisa mengoperasikan dan menggunakannya, istilah kata tinggal mencet keyboard aja udah keluar ketikan, tapi ternyata ketika layout dilihat kadang tidak sesuai dengan harapan, entah itu tidak sejajar, tidak center atau malah terkesan berantakan, pernahkah anda mengalami hal ini?? (sama :D)
Secara sederhana saya menyimpulkan ada beberapa konfigurasi yang mempengaruhi kerapihan suatu dokumen, diantaranya:
           1. Tabulasi (center, left, right dan decimal)
           2. First line indent dan hanging indent
           3. Margins
           4. Paper size
           5. Paragraph
Sebenarnya Ms. Word banyak sekali menyimpan tool untuk proses pengetikan,tetapi saya lebih menekankan ke lima konfigurasi diatas, karena itu sangat dominan dan bila diabaikan akan sangat terlihat mencolok pada hasil layout nantinya. Yuk bahas satu persatu..
TABULASI
Tabulasi atau Tab yang ada keyboard berfungsi untuk memposisikan kursor pada titik tertentu, secara default kursor akan meloncat 1 Inch atau sekitar 15 digit letak normal ke depan, biasanya digunakan untuk memposisikan ketikan lebih menjorok ke dalam. Itu jika kondisi format ketikan sederhana.
Tabulasi terdiri dari LEFT, CENTER, RIGHT, BAR dan DECIMAL, dalam hal ini tabulasi BAR tab tidak akan dibahas, sama halnya dengan align tabulasi juga untuk memformat perataan teks, jadi awalah format paragraph rata kiri kanan, tetapi dengan tabulasi bisa menyisipkan format rata kiri, atau rata tengah,ataurata kanan sekalipun, dan ini tidak akan mengubah susunan align yang lainnya, hanya yang diberikan setting tabulasi saja.
Sebelumnya munculkan Ruler terlebih dahulu, klik view lalu Ruler-nya dicentang. Maka akan terlihat gambar seperti di bawah ini:

Secara default LEFT tab lah yang terpsaang, untuk mengganti menjadi CENTER tab atau RIGHT tab klik kiri pada icon yang sudah diperbesar, perubahan icon akan seperti ini

Keterangan
1: LEFT tab
2: RIGHT tab
3: CENTER tab
4: DECIMAL tab
Untuk memasang tabulasi tentukan terlebih dahulu tabnya, LEFT, RIGHT atau CENTER, setelah itu klik kiri pada Ruler atau penggaris, contoh kita meletakan di inch ke 2, lihat gambar:


Setelah terpasang maka jika tab pada keyboard ditekan kursor akan lompat ke posisi inch ke 2 atau tepat pada garis titik titik pada gambar. Disini kita bisa langsung mengetik sesuatu. Ketika enter ditekan kursor akan kembali ke posisi awal, kita tekan kembali tab pada keyboard, kursor pun akan melompat pada posisi yang sama tepat sejajar dengan ketikan di atas, lihat gambar:

Begitu juga seterusnya, jika tabulasi tidak lagi akan digunakan maka kita wajib meremove atau menghilangkan tabulasi tersebut, banyak cara tapi yang paling mudah adalah dengan mengklik kiri tabulasi yang ada pada penggaris, klik kiri tahan lalu tekan tahan seret ke bawah langsung ilang. Bisa juga double klik lalu akan muncul jendela, tapi ini ribet dan lebih lama ntar ga sesuai dengan judul, katanya cepat?? Ini penggunaan tabulasi LEFT, kita mesih berlatih dengan kasus yang sangat sederhana dulu. Contoh penggunaan tabulasi LEFT adalah pada pengisian identitas diri, ada nama, alamat, umur dst, untuk memposisikan sama pakaila tabulasi LEFT. Contoh kasus penggunaan LEFT tab:

Emm.. untuk tabulasi RIGHT proses pembuatannya sama, jadi saya akan mencoba memberika studi kasus terhadap tabulasi LEFT dan tabulasi RIGHT, agar pembaca bisa mengaplikasikan tehnik ini pada kasus lain yang memiliki kesamaan. Kita mencoba membuat daftar belanja dengan harga-harganya. Pasang tabulasi LEFT pada inch pertama lalu klik ikon tabulasi lihat cara diatas. Setelah muncul tabulasi RIGTH klik pada posisi inch ketiga, jadi sepert hadap-hadapan antara LEFT tab dan RIGHT tab, tekan tab pada keyboard sehingga kursor melompat pada inch kesatu ketik barang yang akan dibeli, lalu tekan tab lagi, kursor akan melompat ke inch 3, ketik harga, nah disini ada perbedaan dimana ketikan akan mengarah ke sebalah kiri, tekan enter lakukan pengetikan seperti diatas, coba berikan digit harga yang berbeda, hasilnya akan tetap rata sebelah kanan, lihat contoh:
Ini Cuma contoh aja, maksudna contoh belanja orang kaya gitu hehehe… yang jelas biar terlihat perbedaan perdigitnya, kalo belanjanya sabun sikat gigi digit harganya ngga terlalu berbeda. Disini bisa terlihat baris barang menggunakan tabulasi LEFT dan yang harga menggunakan tabulasi RIGHT. Masih banyak kasus dalam penggunaan tabulasi RIGHT semoga tehnik ini dapat diaplikasikan.
Langsung aja klik tab menjadi tabulasi CENTER. Klik tab pada penggaris di posisi 1.40 Inch lalu buat satu posisi tab lagi di inch ke 5, lalu tekan tab pada keyboard dan kursor akan melompat ke inch 1.40 coba ketikan Sekertaris, ketikan seolah-olah menuju ke kiri tapi sebenarnya menengah, tekan tab lagi, kursor akan lompat ke posisi inch 5, ketikan Penanggung jawab lalu enter beberapa kali, tekan tab kursor akan lompat ke posisi inch 1.40 ketikan ( NAMA SEKERTARIS) lalu tab lagi, kursor akan lompat ke inch 5, ketikan sembarang.. lihat hasilnya :

Rapih gak?? Siapa dulu :D, yah.. ini contoh kasus untuk penggunaan tabulasi CENTER, masih banyak juga kasus-kasus dimana tabulasi CENTER diperlukan.
Tiba saatnya kita membahasa tabulasi DECIMAL, ini biasanya digunakan untuk bilangan bilangan pecahan, kok bisa pecah?? Saya juga ga tahu tuh, dipukul pukul kali.. klik icon tab sampe DECIMAL tab terlihat, klik di penggaris posisi inch 2, lalu ketik Hasil A kemudian tekan tab pada keyboard, kursor akan lompat ke posisi stop pada inch 2. Ketikan 20.0034, enter ketika Hasil B, berikan nilailagi, lihat hasilnya di bawah ini:


Saya sendiri ga begitu ngerti decimal decimal begitu, soalnya rada alergi matematika :P, tapi yang jelas fungsi tabulasi pada kasus diatas seperti itu, yaitu untuk memposisikan titik diposisi tengah, agar mudah dam pembacaan.
Selesai sudah pembahasan tabulasi, fungsi tabulasi sangat penting terutama untuk memposisikan text pada titik yang kita inginkan, pada posting berikutnya khusus akan dibahas tentang pembuatan Daftar Isi yang menurut saya sangat rumit untuk pengaturan jarak dan kerapihan, tapi jika sudah mengenal tehnik tabulasi diatas pasti kita bisa melwatinya dengan mudah.
Huhh.. lumayan perjalanan panjang nih postingan, tapi akhirnya bisa selesai, tapi ini masih PART 1, masih ada PART 2, kalo dijadiin satu mungkin terlalu panjang. Sampai ketemu di PART 2.
BERSAMBUNG

CONVERT POWERPOINT KE FLASH

Masih membahas powerpoiont nih.. banyak hal yang sebenarnya mesti kita ketahui dengan powerpoint, terutama bagi yang suka presentasi, demo program atau juga yang emang sengaja mempelajari powerpoint. Pada posting sebelumnya dibahas cara memasukan objek video dan flash ke powerpoint, kali ini membahas bagaimana mengkonversi powerpoint (PPTX) menjadi flash (SWF), tentu saja butuh software untuk kepentingan tersebut. Saya biasa menggunakan software ispring, software gratisan yang lumayan sangat powerfull dan sangat mudah digunakan. Lihat gambar di bawah ini:

Ini tampilan awal ketika menjalankan ispring, program ini tidak berjalan sendiri tetapi harus berjalan bersama powerpoint, jadi powerpoint musti ada, untuk melakukan konversi klik tombol Launch Powerpoint, ketika powerpoint dibuka akan terlihat menu tambahan ispring seperti gambar dibawah ini:

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

Untuk mengkonversi project PPT bisa langsung membuat slide langsung tetapi jika ingin konversi file PPT yang sudah ada klik Open lalu browse file PPT, setelah slide terbuka lalu klik Quick Publish untuk mengkonversi secara instan, artinya file dikonversi secara standar tidak ada konfigurasi lain lain. Jika ingin memberikan setting lain klik tombol Publish dan akan muncul jendela seperti dibawah ini:

Nah.. dijendela ini banyak yang bisa kita konfigurasi, dari derasi slide perdetik, generat HTML dan masih beberapa settingan lainnya. Setelah merasa cukup klik tombol Publish, lihat hasilnya dan coba jalankan, hasilnya akan seperti di bawah ini:

Dibagian bawah ada beberapa tombol dan thumbnail slide, bisa dipilih secara manual atau berjalan secara otomatis, dengan ispring kita juga bisa menginport flash (SWF) ke dalam powerpoint dengan sangat mudah, disebelah menu Publish di powerpoint ada menu Flash, tinggal tekan lalu browse file Flash lalu open, maka flash akan muncul di powerpoint, Flash yang baru kita konversi dari powerpoint juga bisa dimasukin lagi loh.. jadi dari powerpoin dijadiin Flash, setelah jadi Flash dimasukin lagi ke powerpoint. Jadi muter-muter deh hehe..

Sekian dulu Tutorial kali ini, semoga bermanfaat.